top of page
Search

DIMANA PENJARA JIWA-JIWA KREATIF ITU BERADA?

Writer: TCA
TCA
Mar 27, 2020
2 min read

Updated: Apr 3, 2020

Permainan karet, sebuah nama sederhana dari sebuah permainan seru anak-anak sekolah dasar di kecamatan Miomaffo Barat, Kefamenanu-Timor. Permainan aksi dengan satu tiang setinggi 60-70cm dikelilingi oleh anak-anak dengan landasan tanah tempat karet gelang dipantulkan. Landasan yang dibangun dari awal, dengan cara menumpukkan tanah atau pasir yang dibentuk menjadi gundukan bidang miring mirip sebuah tanjakan pada bukit.

Membentuk dan membangun gundukan bidang miring ini penuh dengan keasyikan tersendiri. Setiap anak memiliki resepnya sendiri-sendiri untuk membuat bidang miring ini padat dan licin. Mulai dari banyaknya campuran air pada tanah, hingga cara memadatkan dan melicinkannya. Bidang miring inilah yang akan menjadi semacam landasan untuk karet gelang yang ditembakkan memantul dan meluncur mengikuti kemiringannya. Semakin tinggi tiang sasaran, semakin tinggi/semakin besar sudut bidang miring dari tanah.


Yang lebih asyik dalam permainan ini adalah, karet gelang yang ditembakan ( di-fiti dalam bahasa mereka) tidak sekedar hanya mengenai kayu yang diletakan ditengah. Karet gelang harus bisa masuk ke tiang kayu yang berada ditengah. Dibutuhkan teknik fiti dan landasan yang tepat untuk dapat meluncurkan karet masuk ketengah tiang.


Walau matahari terik menyengat, tidak mengurangi semangat dan keasyikan anak-anak ini berlomba sebanyak-banyaknya memasukan karet. Sambil sesekali memperbaiki landasan hingga mencoba membuat titik tembak yang ditandai dengan kerikil kecil. Titik tembak yang diperoleh dari garis imajiner hasil mengeker/mengintai dari puncak tiang ke landasannya.


Permainan yang penuh dengan proses bermutu. Anak-anak tidak lelah mencoba berbagai teknik yang menghantar pada banyak penemuan hingga puncaknya (aha!). Tidak ada suruhan untuk berpikir dan bertindak namun secara alami mereka melakukannya dengan sungguh-sungguh, tak mau berhenti seolah mentari begitu cepat pergi.


Nusantara banyak menghasilkan aneka permainan anak seperti ini. Permainan-permainan yang tentunya sudah banyak diteliti dan dibahas secara ilmiah dalam berbagai forum hingga menghasilkan desertasi. Namun lebih menarik untuk membangun beberapa pertanyaan yang mungkin bisa memicu respon sebuah tindakan bersama.


Mengapa permainan-permainan asyik dan seru seperti ini tidak ditemukan lagi? Walaupun hanya sekedar pengembangannya.


Kemana perginya jiwa-jiwa kreatif yang haus mencipta? Hingga kreatifitas hanya menjadi pengetahuan bukan rangkaian tindakan yang melebihi definisi kreatif itu sendiri.


Mungkinkah anak-anak sekarang lebih tertarik kepada gadget karena 'penjara' kreasi pikiran orang dewasa? Atau pertanyaan-pertanyaan ini terlalu sederhana untuk dipikirkan?



 
 
 

Comments


True Creative Aid
Ruko Barung Grande Blok K 2, Jalan Pandu Raya Ahmad Adna Wijaya, Tegalgundil, Bogor Utara, RT.06/RW.14, Tegal Gundil, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat 16152
(0251) 8322182
https://maps.app.goo.gl/f6mGyajmQaHKwJuNA

  • generic-social-link
  • instagram
bottom of page